Lewati ke konten
Pesantren VokasiKH Syamsuddin · Ponorogo

Seabad tradisi,
satu tekad baru.

Pesantren Vokasi KH Syamsuddin berakar pada tradisi Pondok Pesantren KH. Syamsuddin Durisawo Ponorogo. Tekad kami sederhana: santri berdaya di era digital, berkhidmah untuk pesantren dan NU, serta menjadi mitra pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

100+

tahun tradisi pesantren, sejak KH. Syamsuddin bin KH. Imam Syafi'i merintis pondok di Durisawo.

Sejarah

Jejak khidmah dari masa ke masa

  1. 1919/1925

    Tradisi

    Pondok dirintis di Durisawo

    KH. Syamsuddin bin KH. Imam Syafi'i mendirikan pondok berasaskan Islam dengan konsentrasi ilmu fikih. Cikal bakalnya asrama "Bait al-Taqwa".

  2. 1930-an

    Tradisi

    Santri datang dari luar Jawa

    Pondok berkembang pesat; santri tidak hanya dari Ponorogo dan sekitarnya, tetapi juga dari luar Jawa.

  3. 1957

    Kelembagaan

    Yayasan dibentuk

    Yayasan Pondok Pesantren KH. Syamsuddin dibentuk untuk membangun asrama, mushola, dan gedung madrasah.

  4. 2021

    Fasilitas

    Rusunawa santri diresmikan

    Gedung rumah susun santri bantuan Kementerian PUPR senilai Rp4,55 miliar menambah daya tampung santri.

  5. 2022

    Kelembagaan

    Pesantren Vokasi berdiri

    Pesantren Vokasi KH Syamsuddin hadir di Jl. Merbabu No. 55, Nologaten, memadukan tradisi pesantren dengan pendidikan vokasi digital.

  6. 2026

    Digital

    Karya santri melayani pemerintah desa

    Simping CMS, karya tim Merbabu Dev bersama santri, dipakai lima pemerintah desa di Ponorogo.

  7. 2026

    Digital

    Gerakan santri berdaya di era digital

    Lingkar khidmah diluncurkan: pesantren & NU, pemerintah, swasta, dan masyarakat.

Sumber: Laduni.id, arsip keluarga besar KH. Syamsuddin, dan pemberitaan media. Tahun berdiri pondok tercatat 1919 dan 1925 pada sumber berbeda — menunggu konfirmasi lembaga.

Visi · Draf usulan

Mewujudkan santri yang berdaya di era digital: berkhidmah untuk pesantren dan Nahdlatul Ulama, serta menjadi mitra pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kemaslahatan umat.

  1. 1

    Mendidik santri berakhlakul karimah dan cakap digital melalui pesantren vokasi.

  2. 2

    Berkhidmah menguatkan tata kelola dan dakwah digital pesantren serta Nahdlatul Ulama.

  3. 3

    Bergandengan tangan dengan pemerintah mewujudkan tata kelola dan layanan publik yang digital.

  4. 4

    Berkolaborasi dengan dunia usaha membuka karya, kerja, dan kemandirian pesantren.

  5. 5

    Memberdayakan masyarakat lewat pelatihan dan pendampingan digital.

Tim pengembang

Merbabu Dev

Tim teknologi yang tumbuh dari Jl. Merbabu No. 55, membangun produk digital bersama santri vokasi, termasuk Simping CMS dan website ini.

  • iwanmahe

    Inisiator pertama

    Iwan Mahendra

    Inisiator Santri Berdaya dan Khidmah Digitalisasi

    Simping CMSvokasisyamsuddin.id

  • Muhammad Farid H

    Inisiator kedua

    Muhammad Farid H

    Inisiator dan pembuat peta roadmap besar digitalisasi

    Simping CMSvokasisyamsuddin.id

  • dodiknc

    Co-Founder

    Dodik Nurcahyo

    Pendiri Santri Desain Komuniti Aktif memberikan pelatihan digital, baik di komunitas NU maupun masyarakat luas

    Simping CMSvokasisyamsuddin.id

Ingin mengenal kami lebih dekat?
Silakan berkunjung.