Lewati ke konten
Pesantren VokasiKH Syamsuddin · Ponorogo

خدمةGerakan khidmah santri di era digital

Santri berdaya
di era digital.

Berkhidmah di pesantren & NU, bergandengan tangan dengan pemerintah, berkolaborasi dengan swasta, dan ikut memberdayakan masyarakat, lewat pesantren vokasi.

100+tahun tradisi pesantren
Gulir untuk mengenal kami

Jejaring khidmah kami

  • POPonpes KH. Syamsuddin DurisawoPesantren
  • DEDesa PolorejoPemerintah
  • MEMerbabu DevPengembang

Keyakinan kami

Kemajuan umat di era digital tidak cukup ditonton. Ia harus digerakkan, dan santri siap menjadi penggeraknya.

Selama lebih dari seabad, Pesantren KH. Syamsuddin Durisawo melahirkan ulama, guru, dan penggerak masyarakat. Hari ini medan khidmah bertambah satu: dunia digital. Kami ingin santri hadir di sana bukan sebagai pengguna, melainkan sebagai pembangun yang membawa nilai pesantren.

Tiga kegelisahan yang ingin kami jawab

Bukan karena tidak ada yang peduli, tetapi karena belum ada yang menghubungkannya.

  1. 01Kesenjangan

    Kesenjangan digital masih lebar

    Banyak lembaga publik, pesantren, dan komunitas NU belum memiliki kehadiran dan layanan digital yang layak, sehingga tertinggal dalam informasi dan pelayanan.

  2. 02Potensi

    Potensi santri belum tersalurkan

    Santri kokoh ilmu dan akhlaknya, namun belum banyak yang dibekali keterampilan teknologi dan pengalaman kerja nyata.

  3. 03Kolaborasi

    Gerak masih sendiri-sendiri

    Pesantren, pemerintah, swasta, dan masyarakat bergerak sendiri-sendiri. Belum ada simpul yang mempertemukan.

Lingkar khidmah

Satu gerakan, empat lingkar pengabdian.

Dari pesantren vokasi, santri melangkah ke empat lingkar pengabdian. Pilih salah satu lingkar untuk melihat apa yang kami kerjakan.

Pesantren Vokasi

Lingkar 1 · Berkhidmah

Berkhidmah di pesantren dan NU

Santri kembali menguatkan rumahnya sendiri. Kami membantu pesantren menata tata kelolanya secara digital, menghidupkan dakwah digital, dan menjadi wadah digital bagi PCNU, MWCNU, ranting, serta seluruh Banom.

Yang kami lakukan

  • Sistem informasi pesantren
  • Direktori Digital NU
  • Website & media komunitas
  • Dakwah digital santri
Lihat Digitalisasi NU

Mesin penggeraknya

Pesantren vokasi: tiga anak tangga santri.

Di Pesantren Vokasi KH Syamsuddin, setiap santri menapaki tangga yang sama: menguatkan ilmu dan akhlak, mengasah keterampilan lewat karya nyata, lalu mempersembahkannya untuk umat.

  1. 1

    NgajiFondasi

    Ilmu dan akhlak sebagai pijakan: kitab, fikih, dan adab pesantren yang diwariskan lebih dari seabad.

  2. 2

    BerkaryaKeahlian

    Santri belajar teknologi lewat proyek nyata bersama Merbabu Dev, menghasilkan produk digital yang benar-benar dipakai.

  3. 3

    NgabdiManfaat

    Karya santri memberdayakan komunitas NU, pemerintah, dan masyarakat sampai mandiri, lalu hasilnya kembali menghidupi pesantren.

VisiDraf usulan

Mewujudkan santri yang berdaya di era digital: berkhidmah untuk pesantren dan Nahdlatul Ulama, serta menjadi mitra pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kemaslahatan umat.

Misi

  1. 1Santri

    Mendidik santri berakhlakul karimah dan cakap digital melalui pesantren vokasi.

  2. 2Pesantren & NU

    Berkhidmah menguatkan tata kelola dan dakwah digital pesantren serta Nahdlatul Ulama.

  3. 3Pemerintah

    Bergandengan tangan dengan pemerintah mewujudkan tata kelola dan layanan publik yang digital.

  4. 4Swasta

    Berkolaborasi dengan dunia usaha membuka karya, kerja, dan kemandirian pesantren.

  5. 5Masyarakat

    Memberdayakan masyarakat lewat pelatihan dan pendampingan digital.

Nilai

  • Akhlakul karimah
  • Khidmah
  • Kolaborasi
  • Kemandirian
  • Inovasi
Visi & misi lengkap

Dampak

Mengukir dampak bersama umat.

Laporan dampak
  • 6.632+

    Penerima manfaat

  • 40+

    Santri vokasi

  • 1+

    Pesantren & komunitas NU terdampingi

  • 1+

    Instansi & mitra pemerintah

  • 5+

    Mitra dunia usaha

  • 100+

    Warga & UMKM terlatih

Angka diperbarui dari CMS sebelum terbit.

Pusat pengetahuan

Kabar dari lapangan

  • Digitalisasi Swasta

    AI untuk Usaha Kecil: Mulai dari Hal Sederhana

    Kecerdasan buatan bukan hanya untuk perusahaan besar. Usaha kecil bisa memanfaatkannya untuk menulis konten, menjawab pertanyaan pelanggan, dan merapikan pekerjaan administrasi.

    Super Admin··2 menit baca

  • Digitalisasi Pemerintahan

    Lima Langkah Awal Digitalisasi Layanan Desa

    Digitalisasi desa tidak harus dimulai dengan sistem yang mahal. Ada langkah sederhana yang bisa dimulai hari ini, dari profil desa di internet hingga pendataan yang rapi.

    Super Admin··2 menit baca

Lihat semua →